PAKETRUPIAH Powered by Paketrupiah.com
Tampilkan postingan dengan label wisata indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata indonesia. Tampilkan semua postingan

Gili Terawangan Lombok Nan Cantik


Salam Indonesia Hotels Online,
Lama ngga nulis, kali ini ada info tempat wisata selain Bali yang cantik. Pantai yang biru, asri, tenang dang"ngangenin". Apalagi pantai pasir putihnya. Ini dia ulasannya.
Nama Lombok pernah moncer dalam peta wisata Indonesia. Saat ini, 10 tahun setelah huruhara 1998, Lombok, pulau utama Nusa Tenggara Barat bersolek dengan mengandalkan gugus Pulau Gili Terawangan sebagai pemikat utama wisatawan mancanenegara.

Gugus Gili Terawangan terletak di bagian barat laut Lombok. Jaraknya sekitar 29 km dari ibukota NTB, Mataram. Gugus Gili terawangan terdiri dari 3 pulau yakni Gili Terawangan, Gili Meno dan Gili Air.

Gili Terawangan menawarkan pantai yang indah, dan keakraban komunitas internasional. Hal yang menarik lainnya dari Gili Terawangan ini adalah larangan penggunaan kendaraan bermotor di sana. Alat transportasi di Gili terawangan menggunakan Cidomo, yang bentuknya seperti bendi yang ditarik kuda.

Selain Gili Terawangan, NTB juga terdapat pantai yang indah lainnya. yang juga terkenal adalah Pantai Senggigi dan juga Pantai Kuta di Lombok Selatan. Di Pantai Kuta bahkan terdapat tradisi budaya lokal yang disebut Nyale.

Bergerak ke arah kota Mataram, ada satu tempat lagi yang juga menarik dikunjungi yakni Istana Air Narmada. Sementara bagi yang suka petualangan gunung, bisa mendaki Gunung Rinjani.


Istana Silinduang Bulan, Ranah Minang Sesungguhnya

Indonesia Hotel dan Istana Silinduang Bulan, Minangkabau


Satu lagi objek wisata yang bercerita tentang asal usul dan sejarah panjang orang Minangkabau terdapat di Kabupaten Tanah Datar. Objek wisata ini bernama Istana Silinduang Bulan. Terpaut hanya 2 kilometer dari Istana Pagaruyung, Istana ini menempati tapak istana lama yang terbakar pada 1966.

Istana Silinduang Bulan berada di nagari Pagaruyung, kecamatan Tanjung Emas, sekitar 5 kilometer dari Batusangkar ibu kota Kabupaten Tanah Datar. Istana yang dibangun pada akhir 80-an ini dibangun sebagai tempat tinggal para keturunan raja yang pernah bertahta di Pagaruyung.

Pendirian Istana Silinduang Bulan tidak bisa lepas dari penyebaran dan perkembangan Islam di Sumatera Barat. Menurut sejarah, Silindung Bulan pertama kali dipakai untuk menamai Istana Kerajaan Pagaruyung baru yang didirikan di lokasi sekarang pada 1550.

Pendirian istana dan penamaan ini bertujuan untuk menandai dimulainya perhitungan tahun menurut kalender hijriah dan berlakunya secara resmi hukum syariat Islam di Kerajaan Pagaruyung. Sebelumnya, kerajaan Pagaruyung diketahui menganut agama Budha Tantrayana, seperti yang terlihat pada arca dan artefak yang ditemukan di wilayah itu.

Rapuh dimakan usia, istana ini direnovasi dan selesai pada 1750. Ketika Perang Padri berkobar, istana ini rata dengan tanah setelah dibakar pada 1821. Oleh Yang Dipertuan Gadih Puti Reno Sumpu, Silinduang Bulan kembali didirikan pada 1869 dan kembali menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Pagaruyung. Namun lagi-lagi istana ini terbakar pada 3 Agustus 1961.

Tak ingin memindahkan letak pancang utama yang telah dipilihkan nenek moyang, Istana Silinduang Bulan dibangun lagi pada 1987 dan selesai pada Desember 1989. Semua pembangunan istana ini dibangun murni dengan biaya pribadi keluarga. Saat ini pengunjung bisa melihat dari dekat keindahan serta keagungan arsitekturnya.

Istana Silinduang Bulan memiliki ukuran 28 x 8 meter. Menurut kategorisasi rumah Gadang, Istana Silinduang Bulan memiliki gaya arsitektur yang disebut Alang Babega. Atapnya berbentuk gonjong (tajuk) yang berjumlah tujuh buah.

Seluruh bangunan Silinduang Bulan memiliki 9 ruangan. Di sisi kiri dan kanan bagian depan rumah terdapat sepasang rangkiang, bangunan yang berfungsi sebagai lumbung padi, yang dinamai Si Bayau-bayau dan Si Tinjau Lauik.

Di bangunan utama terdapat empat kamar tidur atau bilik, Anjuang Emas di sisi kanan, Anjuang Perak di sisi kiri, dan sebuah dapur. Kedua anjuang berfungsi sebagai "Kedudukan Rajo" atau tahta raja. Anjuang Emas didedikasikan raja, yang bergelar "Rajo Tuo" dan Anjuang Perak untuk putra mahkota, yang bergelar "Tuan Gadih".

Terdapat lebih dari 200 motif ukiran yang dipahat di sisi luar permukaan bangunan Istana Silindung Bulan. Warna yang mendominasi ukiran-ukiran tersebut adalah merah, kuning, hitam dan coklat. Bagian interior istana ditutupi dengan kain tabir dan langik-langik yang dipenuhi sulaman benang emas dalam berbagai motif.

Walaupun Kerajaan Pagaruyung sudah tidak ada lagi, Silinduang Bulan tetap menjadi istana bagi budaya Minangkabau. Selain sebagai tempat tinggal keturunan para raja, istana ini berfungsi sebagai pusat adat bagi masyarakat Minangkabau. Museum ini juga menyimpan berbagai peninggalan dan pusaka bersejarah yang terkait dengan sejarah panjang Kerajaan Pagaruyung. (Roberto J. Setyabudi/260808)

Buat kamu yang tertarik melongok keindahan minangkabau, pesanan hotelnya klik disini.

Indonesia Hotels Online mengucapkan SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA.

Dari berbagai sumber

Mentawai, Surga Selancar Dunia di Sumatera

Selamat Pagi.... Indonesia !!!!

Indonesia hotels online datang mengawali hari ini dengan informasi dari Mentawai, Sumatera. Ini salah satu keindahan wisata yang ada di Indonesia, ngga melulu Bali khan. Disimak aja ya informasi dari Indonesia Hotels Online kali ini, semoga bermanfaat. Merdekaa ... !!!


Mentawai, Surga Selancar Dunia di Sumatera

Indonesia memiliki kekayaan bahari tingkat dunia. Mungkin pernyataan ini sering didengung-dengungkan mengingat sebagian besar wilayah kedaulatan Indonesia adalah laut. Tapi tak banyak orang Indonesia tahu tentang potensi besar kelautan negaranya selain bidang perikanan dan wisata pantai. Indonesia memiliki sekitar 600.000 km persegi wilayah terumbu karang dan merupakan negara yang memiliki wilayah terumbu karang terluas di dunia.

Masih tentang karang, Indonesia memiliki Kepulauan Takabonerate di Sulawesi Selatan, yang merupakan gugusan karang atol terbesar ketiga di dunia setelah atol Kwajifein di Kepulauan Marshal dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa. Perairan samudera di sekeliling Indonesia juga memiliki potensi yang diakui di dunia internasional. Laut di Kepulauan Mentawai, oleh para berbagai organisasi selancar air ditetapkan sebagai tempat yang memiliki ombak terbaik ketiga setelah Hawai dan Tahiti.

Kepulauan Mentawai merupakan sebuah kabupaten di Propinsi Sumatera Barat. Mentawai berada pada jarak 150 km di lepas pantai Pulau Sumatera. Kabupaten seluas 601 km² ini didiami oleh 64.235 jiwa yang sebagian besar adalah masyarakat asli. Kepulauan Mentawai terdiri dari 213 pulau dengan 4 pulau utama yaitu Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan. Beribukota di Tua pejat, Kabupaten Mentawai terbagi menjadi 4 kecamatan dan 40 desa.

Hingga saat ini, sebagian besar wilayah daratan Kepulaun Mentawai masih berupa hutan. Karena telah melalui sejarah geologis yang panjang, Mentawai memiliki beberapa spesies endemik yang dilindungi. Tercatat ada duapuluh spesies endemik yang hidup di kepulauan ini. Empat diantaranya adalah primata, yaitu Simakobu atau monyet ekor babi (Simias concolor), Bilou atau siamang kerdil (Hylobates klossii), Joja atau lutung Mentawai (Presbytis potenziani), Bokkoi atau beruk Mentawai (Macaca siberut).

Untuk melindungi keberadaan berbagai spesies endemik tersebut, setengah bagian wilayah Mentawai telah ditetapkan sebagai Taman Nasional Siberut. Keberadaan Taman Nasional dan hutan hujan yang asri di kepulauan ini secara langsung mendukung berbagai kehidupan di pantai dan laut, termasuk sektor pariwisata. Selama ini, banyak turis yang datang untuk menikmati berbagai atraksi di wilayah pantai juga sangat terkesan akan keaslian dan keasrian hutan Mentawai.

Kepulauan Mentawai memiliki garis pantai sepanjang 758 km. Potensi utama Kepulauan Mentawai adalah ombaknya yang bergulung-gulung dan sangat sesuai untuk dijadikan tempat selancar air (Surfing). Potensi Kepulauan Mentawai ini mulai terungkap ketika pada pertengahan 90-an, beberapa peselancar asal Australia berkunjung dan melihat ombak yang belum pernah mereka sangka ada di Mentawai. Para peselancar tersebut akhirnya menyebarluaskan penemuan dan beberapa dari mereka bahkan mendirikan beberapa resort pantai untuk melayani wisatawan manca yang ingin berselancar di Mentawai.

Posisi geografis Kepulauan Mentawai di lepas pantai Sumatera Barat memberi keuntungan tersendiri bagi pengembangan wisata olahraga ekstrem. Letaknya yang langsung Menghadap Samudera Hindia menganugerahi Kepulauan Mentawai ombak yang konsisten sepanjang tahun. Waktu antara April-Agustus yang bertepatan dengan libur musim panas di Eropa adalah waktu yang paling baik untuk berselancar.

Pada musim tersebut, ombak Mentawai bisa mencapai tinggi enam meter dan hal ini merupakan yang paling dicari oleh para peselancar air. Kepulauan Mentawai tercatat memiliki 400 titik selancar yang sering dijadikan lokasi berselancar oleh para surfer. Dari 400 titik selancar, 23 titik diantaranya memiliki ombak berskala internasional. Daerah tersebut tersebar antara lain di daerah Nyang-Nyang, Karang Bajat, Karoniki, Pananggelat dan Mainuk (Pulau Siberut), Katiet Basua (Pulau Sipoira) dan Pagai Utara (Pulau Sikakap).


Pengakuan yang diberikan oleh dunia internasional pada ombak mentawai bisa dilihat dari even selancar yang diadakan di kepulauan ini. Tiap tahun, Mentawai ditunjuk sebagai penyelenggara World Champions Surfing Series atau Seri Kejuaraan Dunia Selancar Air yang dijadwalkan tiap bulan Agustus. Dengan adanya kejuaraan ini, Mentawai bisa menjaring 3000 wisatawan asing pada 2007. Sebanyak 60% dari wisatawan yangdatang berasal dari Australia, 39% dari Amerika Serikat, dan sisanya dari Eropa, dan Asia. Tiap wisatawan rata-rata menghabiskan US$ 2.500 selama berselancar di Mentawai.

Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan para peselancar, pengelola dan pemerintah daerah mengadakan beberapa fasilitas penunjang. Fasilitas penunjang yang paling signifikan adalah ditetapkannya 60 spot ombak eksklusif yang tersebar di berbagai sudut pulau. Spot ombak eksklusif adalah tempat selancar yang dibatasi pemakainya maksimal 10 orang. Hal ini untuk menghindari kecelakaan yang mungkin terjadi ketika peselancar bertabrakan sewaktu beraksi.

Selain menetapkan spot ombak eksklusif, pengelola juga mendirikan resor-resor pantai dan berbagai fasilitas pendukung lain untuk mejamin kenyamanan wisatawan. Diantara resor yang ada di Kepulauan Mentawai, terdapat nama-nama antara lain Makaroni di Pulau Silabu, Kandui di Pulau Nyang Nyang, Saraina Kota Mentawai, serta Alloyta di Pulau Simakakang, dan Surfing Ground di Katiet. Selain penginapan bernuansa resort, restoran, bar, yang didesain khas Mentawai.

Saat ini, Mentawai dapat diakses melalui dua jalur yaitu jalur laut dan udara., Mentawai dapat dicapai dengan kapal cepat selama 4 jam atau feri antarpulau selama10 jam. Selain itu tersedia 46 kapal pesiar mini yang bisa disewa selama berada di Mentawai. Setelah sempat ditutup pada Maret 1999, penerbangan rute Padang-Mentawai kembali dibuka pad 2007. Penerbangan Bandara Minangkabau-Bandara Rokot yang menempuh waktu 35 menit ini dilayani tiap Selasa dan Kamis oleh Sabang Merauke Air Charter. (Roberto J. Setyabudi/130508)

Dari berbagai sumber

Wisata Kota Medan

Menikmati Wisata Kota Medan


Medan, ibu kota propinsi Sumatera utara, adalah kota terbesar di pulau Sumatera dan terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya. Kota yang berpenduduk sekitar 2 juta jiwa ini sebenarnya memiliki banyak objek wisata, baik di dalam kota maupun di kabupaten-kabupaten di sekitarnya. Namun sering kita membaca review atau ulasan mengenai minimnya keamanan bagi turis dan pendatang di Medan. Selain masih banyaknya warga asli yang tidak merasakan langsung keuntungan dari pariwisata, hal ini juga disebabkan rendahnya tingkat kesadaran penduduk terhadap perlunya citra kota yang baik dan aman bagi kelangsungan wisata, terutama wisata kota.

Banyak tempat bersejarah yang bisa kita kunjungi dan kita apresiasi di kota medan. Masjid Raya Medan adalah salah satunya. Mesjid bergaya Moorish di Jalan Sisingamangaraja ini dibangun pada era kolonial Belanda Tahun 1906. Masih di lokasi yang sama, Istana Maimun yang dibangun oleh Sultan Deli pada 1886 berdiri di Jalan Katamso berdampingan dengan Taman Deli.

Museum Militer di Jalan Zainul Arifin Menawarkan pemandangan yang berbeda. Tidak lagi mengandalkan pesona arsitektur, museum ini memiliki koleksi meriam serta berbagai senjata, termasuk senjata dari jaman perang kemerdekaan. Hanya beberapa ratus meter dari situ, anda bisa melihat sebuah candi Hindu bernama Sri Marriamman yang dibangun tahun 1884 untuk pemujaan salah satu dewa mereka. Kuil yang berwarna cerah ini adalah satu-satunya peninggalan Hindu yang masih dalam keadaan baik dan terawat.

Selain itu , ada pula Museum Sumatera Utara yang berada di Jalan HM. Joni. Museum ini didirikan 20 tahun yang lalu untuk menyimpan berbagai peninggalan sejarah dan budaya Batak dan suku-suku lain yang mendiami Sumatera Utara. Seperti kebanyakan museum, Museum Sumatera Utara memiliki bangunan yang luas, informatif, dan tertata secara baik. Ada banyak koleksi yang bercerita tentang tanah Sumatera Utara dari zaman pra sejarah hingga saat ini. Beberapa koleksi penting Museum Sumatera Utara adalah beberapa batu kubur bertulis arab dari abad 8 masehi dan sebuah patung Budha terbuat dari batu yang ditemukan di sekitar Pecinan kota Medan.

Salah satu atraksi menarik yang bisa ditemukan di medan adalah peternakan buaya yang terletak di desa Asam Kubang, 10 kilometer dari pusat kota. Di situ 2000 ekor buaya diternakkan untuk diambil kulitnya. Anda juga bisa ikut memberi makan sekawanan buaya dewasa yang berjemur di tepi kolam. Tak jauh dari peternakan buaya, terdapat kebun binatang seluas 3 hektar dengan koleksi satwa yang lengkap.

Untuk menyegarkan pikiran dan badan anda yang lelah setelah berkeliling kota Medan yang panas dan sesak oleh polusi, anda bisa mencari hiburan pada malam harinya. Sebagai kota besar, Medan banyak menyediakan berbagai hiburan malam, antara lain bar dan live music, bioskop, diskotik, arena bowling dan juga kolam renang. Anda juga bisa mengakses internet di warung-warung internet yang banyak tersedia di pusat kota. (Rob/0104)

Sumber: dari berbagai sumber